Kamis, 22 Maret 2012

Sholat

SHOLAT
SHOLAT menurut istilah syara’ yaitu ucapan ucapan khusus,gerakan gerakan khusus,dan di sertai dengan niat yang khusus juga yang diawali dengan takbir,dan diakhiri dengan salam.
SYARAT SYARAT SHOLAT
v Suci dari dua hadats.
v suci dari najis.
v menutup aurat.
v menghadap kiblat.
v Telah memasuki waktu shalat.
v Mengerti sholat fardlu yang di lakukan,adalah sholat fardlu.
v Tidak mengi’tiqadkan salah satu fardlunya sholat di I’tiqadkan sunnah.
v Menghindari semua hal yang membatalkan sholat.
RUKUN RUKUN SHOLAT
Ø Niat bersama takbirotul ihram.
Ø Membaca takbirotul ihram.
Ø Berdiri dalam sholat fardlu,jika mampu berdiri.
Ø membaca fatihah.
Ø Ruku’.
Ø I’tidal.
Ø Sujud dua kali.
Ø Duduk di antara dua sujud.
Ø Membaca tahiyyat akhir.
Ø Membaca sholawat nabi dengan tasyahud akhir.
Ø Membaca salam.
Ø Berurutan.
PERKARA YANG MEMBATALKAN SHOLAT
1.     Hadats.
2.     Terkena/kejatuhan najis.
3.     Terbukanya aurat.
4.     Berbicara.
5.     Melakukan hal yang membatalkan puasa dengan sengaja.
6.     Makan banyak (LUPA).
7.     Bergerak tiga kali walaupun lupa.
8.     Melompat secara keras.
9.     Memukul secara keras.
10.    Menambah satu rukun gerak dengan sengaja.
11.    Mendahului dua rukun gerak sebelum imam.
12.    Tertinggal dua rukun gerak dari imam tanpa ada udzur.
13.    Niat memutuskan sholat.
14.    Menggantungkan putusnya sholat dengan sesuatu.
15.    Ragu/bimbang dengan putusnya sholat.
PERHATIAN   !
Sholat yang telah terpenuhi rukun rukun dan syarat syaratnya,dan telah tertinggal dari perkara yang membatalkannya,sholat tersebut telah dianggap sah,dan tidak wajib mengqodlo’nya.
Tapi,jika kita ingin diterima disisi Allah dan mendapatkan pahala,maka kita harus menambah keikhlasan,segala yang kita gunakan,makan,minum adalah sesuatu yang halal,tak merasa punya amal sholat,kemudian “ sejauh mana konsentrasi kita,ya sejauh itulah pahala kita.”
SHOLAT JAMA’ DAN QOSHO
Seseorang yang bepergian jauh (kurang lebih 90 km) boleh sholat dengan cara-cara :
¬ BIASA (Sholat Dzuhur 4 rokaat/Ashar 4 rakaat/Maghrib 3 rokaat/Isya’ 4 rokaat/Shubuh 2 rakaat,dilakukan pada waktunya masing-masing).
¬ JAMA’ TAQDIM (Sholat fardlu Dzuhur dan sholat fardlu Ashar,kedua duanya dilakukan pada waktu Dzuhur.Sholat fardlu Maghrib dan sholat fardlu Isya’,kedua duanya dilakukan pada waktu maghrib).
¬ JAMA’ TA’KHIR (Sholat fardlu Dzuhur dan sholat fardlu Ashar,kedua duanya dilakukan pada waktu Ashar.Sholat fardlu Maghrib dan sholat fardlu Isya’,kedua duanya dilakukan  pada waktu Isya’).
¬ QOSHOR (Sholat fardlu Dzuhur/Ashar/Isya’,dilakukan pada waktunya masing masing,dan masing masing hanya dilakukan 2 rokaat).
KETERANGAN
Sholat Maghrib bisa di JAMA’ dengan sholat fardlu Isya’,tapi,tidak boleh di QOSHOR.Sedangkan sholat fardlu SUBUH tidak boleh di JAMA’ dan tidak boleh di QOSHOR.
SYARAT SYARAT SHOLAT JAMA’ TAQDIM
§  Mendahulukan sholat yang pertama.
§  Niat jama’ taqdim dalam sholat yang pertama.
§  Langsung.
§  Masih dalam bepergian hingga takbirotul ihram sholat yang kedua.
SYARAT SYARAT SHOLAT JAMA’ TA’HKHIR
¨     Niat mengakhirkan sholat yang pertama ke sholat yang kedua untuk di jama’ dalam sholat yang ke dua,selama waktunya masih muat dilakukan untuk melaksanakan sholat yang pertama.
¨     Masih dalam bepergian hingga sempurnanya sholat yang kedua.
SYARAT SYARAT SHOLAT QOSHOR
1.     Bepegian jauh (2 marhalah,kurang lebih 90 KM).
2.     Bepergian yang di perbolehkan.
3.     Mengerti kewenangan sholat Qoshor.
4.     Niat Qoshor ketika baca takbirotul ihram.
5.     Sholat yang di Qoshor harus sholat fardlu yang 4 rakaat.
6.     Masih dalam bepergian hingga sempurna sholatnya.
7.     Tidak ma’mum kepada sebagian sholatnya imam yang sholatnya tidak Qoshor.


Kamis, 08 Maret 2012

puisi HARAPAN


HARAPAN

Aku ada pada diriku
Aku hanyalah satu
Pemuda harapan termasuk aku
Mungkin aku kini dedaunan yang layu
Namun harapan bukanlah fatamorgana.....
Lautan masilah luas
Jugalah itu harapan
Harapan.......
Kaki yang membuatku berlari membawa luka
Berlari,menerjang rintangan untuk menghapus luka
Mengganti luka menjadi kulit suka 
Aku tak ingin berdiri dengan melihat suatu harapan
Namun, aku ingin berlari tuk gapai harapan
Harapan yang terbentuk menjadi suatu keberhasilan
keberhasilan yang berkain keberkahan..

HARAPANKU BUKANLAH FATAMORGANAKU

PUISI


   Lalai Keadilan
Beribu perasaan telah ludes bersama keputus asaan
Meninggalkan suatu impian
Berjuta angan telah terbang menuju awan
Bagaikan asap api yang mengepul ke udara
Inilah perasaan seorang yang malang
Yang menjadi bocah harapan bangsa
Namun tak ada barang tuk capai suatu cita
Dimanakah kini suatu keadilan.....?
Kini seorang berdasi semakin meraja..
Sedang gelandangan semakin menderita....
Meski kini kaki mungil telah melangkah setapak demi setapak
Tuk meraih seuntai harapan
Namun semuanya sia sia
 Entah mengapa semuanya lupa
Akan tujuan bangsa INDONESIA
Akan isi pembukaan UUD 1945....